Inilah bacaan di dalam solat yang wajib dibaca dan didengari oleh diri kita sendiri, membawa erti ia tidak sah jika sekadar membacanya di dalam hati, iaitu:
1. Takbiratul ihram
2. Al-Fatihah termasuk Bismillah.
3. Tahiyyat Akhir termasuk selawat nabi
4. Salam yang pertama
Yang lain-lain seperti, doa iftitah, bacaan surah, takbir perpindahan rukun dan tahiyat awal, adalah sunat didengari oleh diri sendiri, dan tidaklah wajib.
Dipetik dari -
http://fekah.blogspot.com
Thursday, August 9, 2012
Relax
When you're feeling completely overwhelmed, and you know that you'll never get it all done, relax. Though your frenzied, hurried actions may generate a lot of activity, they probably won't create much lasting value if they're done in haste.
You can relax right now, no matter how urgent your deadlines seem to be. There's no need to save your relaxation for the weekend, or a vacation, or retirement -- experience the benefits today.
Being uptight and anxious will not make you any more effective. Being calm and focused, will.
You can only give your full attention to one thing at a time. To pretend otherwise is a waste of effort.
Relax.
Use your energy to achieve rather than to fight. Stop worrying and start to calmly work through what needs to be done.
Relax.
When you're enjoying the ride, you'll get to where you want to go.
-Ralph Marston
You can relax right now, no matter how urgent your deadlines seem to be. There's no need to save your relaxation for the weekend, or a vacation, or retirement -- experience the benefits today.
Being uptight and anxious will not make you any more effective. Being calm and focused, will.
You can only give your full attention to one thing at a time. To pretend otherwise is a waste of effort.
Relax.
Use your energy to achieve rather than to fight. Stop worrying and start to calmly work through what needs to be done.
Relax.
When you're enjoying the ride, you'll get to where you want to go.
-Ralph Marston
Labels:
The Daily Motivator
Thursday, July 19, 2012
Doa Ketika Bencana

Maksudnya:
Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, Yang Maha Agung lagi Maha Lemah Lembut. Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, Tuhan Arasy yang agung, tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, Tuhan langit dan bumi dan Tuhan Arasy yang mulia.
Labels:
doa
BAGAIMANA RASULULLAH MEMAKAI CINCIN?
Soalan:
Bagaimana cara memakai cincin yang mengikut sunnah? Memakai di tangan kanan atau kiri dan di jari mana?
Jawapan:
1. Memakai cincin harus di tangan kanan dan juga tangan kiri.
Menurut Imam an-Nawawi; “Telah ijmak para ulamak bahawa harus memakai cincin di tangan kanan atau tangan kiri. Di sebelah mana kita memakainya tidaklah dimakruhkan.”
- (Syarah Soheh Muslim).
Merujuk kepada hadis-hadis, terdapat hadis menceritakan Nabi memakai cincin di tangan kanannya dan ada juga hadis baginda memakainya di tangan kiri.
2. Dalil keharusan memakai cincin di tangan kanan ialah:
a) Dari Saidina Ali r.a. menceritakan; “Sesungguhnya Nabi s.a.w. memakai cincinnya di tangan kanannya”.
- (Riwayat Imam at-Tirmizi)
b) Hammad bin Salamah menceritakan; “Aku telah melihat Abi Rafi’ memakai cincin di tangan kanannya, maka aku bertanya kepadanya tentang hal tersebut. Lalu ia menjawab; ‘Kerana aku telah melihat Abdullah bin Jaafar r.a. (seorang sabahat) memakai cincin di tangan kanannya dan ia (yakni Abdullah) berkata kepadaku; ‘Adalah Rasulullah s.a.w. memakai cincin di sebelah tangan kanannya’”.
- (Riwayat Abu Daud, at-Tirmizi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad).
3. Adapun dalil bagi tangan kiri;
a) Dari Anas dan Ibnu Umar keduanya menceritakan; “Adalah Nabi s.a.w. memakai cincin di tangan kirinya”.
- (Riwayat Imam Muslim dari Anas dan Abu Daud dari Ibnu Umar)
b) Dari Jaafar bin Muhammad yang meriwayatkan dari bapanya yang menceritakan; “Adalah Hasan dan Husain (cucu Nabi), kedua-dua mereka memakai cincin di tangan sebelah kiri mereka.”
- (Riwayat Imam at-Tirmizi. Kata Imam at-Tirmizi, hadis ini soheh).
Menurut ulamak; Kemungkinan kedua-dua mereka telah melihat datuk mereka (yakni Nabi s.a.w.) memakai cincin di tangan kiri, lalu mereka mengikutinya.
4. Mana yang paling baik, memakainya di tangan kanan atau di tangan kiri? Menurut Imam Nawawi; ulamak-ulamak Salaf ramai yang memakainya di tangan kanan dan tidak kurang ramai juga yang memakainya di tangan kiri. Imam Malik menyukai memakainya di tangan kiri dan ia memakruhkan memakainya di tangan kanan. Di kalangan ulamak-ulamak mazhab Syafi’ie terdapat khilaf; ada yang menyukai di tangan kanan dan ada yang menyukai di tangan kiri. Namun yang rajih ialah; memakainya di tangan kanan kerana cincin adalah perhiasan, maka tangan kanan lebih mulia dan lebih berhak diberi perhiasan dan dimuliakan dari tangan kiri.
- (Syarah Soheh Muslim)
5. Mengenai jari pula, sepakat para ulamak menyebutkan; sunat cincin dipakai di jari kelingking berdalilkan hadis dari Anas r.a. yang menceritakan; “Adalah Nabi s.a.w. memakai cincinnya di jari ini, sambil beliau (yakni Anas) menunjukkan pada jari kelingking di tangan kirinya”.
- (Riwayat Imam Muslim)
Terdapat hadis melarang memakai cincin di jari telunjuk dan jari tengah, iaitu hadis dari Saidina Ali yang menceritakan; “Rasulullah s.a.w. telah menegahku dari memakai cincin di jari ini atau jari sebelahnya, sambil ia (yakni Ali) menunjukkan jari telunjuk dan jari tengahnya.”
- (HR Imam Muslim, at-Tirmizi dan an-Nasai)
Namun menurut ulamak; Larangan di dalam hadis di atas adalah larangan makruh, bukan larangan haram.
- (Syarah Soheh Muslim)
6. Bagi kaum wanita, harus memakai cincin pada mana-mana jari tanpa makruh.
- (Syarah Soheh Muslim, Tuhfah al-Ahwazi, 'Aunul-Ma'bud)
Wallahu a’lam.
Rujukan;
1. Syarah Soheh Muslim, Imam an-Nawawi, Juz. 14, kitab al-Libas wa az-Zinah, bab Fi Khatam al-Wariq Fassuhu Habasyiy.
2. Tuhfah al-Ahwazi, juz. 4, bab Karahiyati at-Takhattum fi al-Usbu’aini.
3. ‘Aunul-Ma’bud, juz. 9, bab Ma Ja-a Fi Khatamil-Hadiid.
Credit to: USTAZ AHMAD ADNAN FADZIL
http://ilmudanulamak.blogspot.com/
Bagaimana cara memakai cincin yang mengikut sunnah? Memakai di tangan kanan atau kiri dan di jari mana?
Jawapan:
1. Memakai cincin harus di tangan kanan dan juga tangan kiri.
Menurut Imam an-Nawawi; “Telah ijmak para ulamak bahawa harus memakai cincin di tangan kanan atau tangan kiri. Di sebelah mana kita memakainya tidaklah dimakruhkan.”
- (Syarah Soheh Muslim).
Merujuk kepada hadis-hadis, terdapat hadis menceritakan Nabi memakai cincin di tangan kanannya dan ada juga hadis baginda memakainya di tangan kiri.
2. Dalil keharusan memakai cincin di tangan kanan ialah:
a) Dari Saidina Ali r.a. menceritakan; “Sesungguhnya Nabi s.a.w. memakai cincinnya di tangan kanannya”.
- (Riwayat Imam at-Tirmizi)
b) Hammad bin Salamah menceritakan; “Aku telah melihat Abi Rafi’ memakai cincin di tangan kanannya, maka aku bertanya kepadanya tentang hal tersebut. Lalu ia menjawab; ‘Kerana aku telah melihat Abdullah bin Jaafar r.a. (seorang sabahat) memakai cincin di tangan kanannya dan ia (yakni Abdullah) berkata kepadaku; ‘Adalah Rasulullah s.a.w. memakai cincin di sebelah tangan kanannya’”.
- (Riwayat Abu Daud, at-Tirmizi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad).
3. Adapun dalil bagi tangan kiri;
a) Dari Anas dan Ibnu Umar keduanya menceritakan; “Adalah Nabi s.a.w. memakai cincin di tangan kirinya”.
- (Riwayat Imam Muslim dari Anas dan Abu Daud dari Ibnu Umar)
b) Dari Jaafar bin Muhammad yang meriwayatkan dari bapanya yang menceritakan; “Adalah Hasan dan Husain (cucu Nabi), kedua-dua mereka memakai cincin di tangan sebelah kiri mereka.”
- (Riwayat Imam at-Tirmizi. Kata Imam at-Tirmizi, hadis ini soheh).
Menurut ulamak; Kemungkinan kedua-dua mereka telah melihat datuk mereka (yakni Nabi s.a.w.) memakai cincin di tangan kiri, lalu mereka mengikutinya.
4. Mana yang paling baik, memakainya di tangan kanan atau di tangan kiri? Menurut Imam Nawawi; ulamak-ulamak Salaf ramai yang memakainya di tangan kanan dan tidak kurang ramai juga yang memakainya di tangan kiri. Imam Malik menyukai memakainya di tangan kiri dan ia memakruhkan memakainya di tangan kanan. Di kalangan ulamak-ulamak mazhab Syafi’ie terdapat khilaf; ada yang menyukai di tangan kanan dan ada yang menyukai di tangan kiri. Namun yang rajih ialah; memakainya di tangan kanan kerana cincin adalah perhiasan, maka tangan kanan lebih mulia dan lebih berhak diberi perhiasan dan dimuliakan dari tangan kiri.
- (Syarah Soheh Muslim)
5. Mengenai jari pula, sepakat para ulamak menyebutkan; sunat cincin dipakai di jari kelingking berdalilkan hadis dari Anas r.a. yang menceritakan; “Adalah Nabi s.a.w. memakai cincinnya di jari ini, sambil beliau (yakni Anas) menunjukkan pada jari kelingking di tangan kirinya”.
- (Riwayat Imam Muslim)
Terdapat hadis melarang memakai cincin di jari telunjuk dan jari tengah, iaitu hadis dari Saidina Ali yang menceritakan; “Rasulullah s.a.w. telah menegahku dari memakai cincin di jari ini atau jari sebelahnya, sambil ia (yakni Ali) menunjukkan jari telunjuk dan jari tengahnya.”
- (HR Imam Muslim, at-Tirmizi dan an-Nasai)
Namun menurut ulamak; Larangan di dalam hadis di atas adalah larangan makruh, bukan larangan haram.
- (Syarah Soheh Muslim)
6. Bagi kaum wanita, harus memakai cincin pada mana-mana jari tanpa makruh.
- (Syarah Soheh Muslim, Tuhfah al-Ahwazi, 'Aunul-Ma'bud)
Wallahu a’lam.
Rujukan;
1. Syarah Soheh Muslim, Imam an-Nawawi, Juz. 14, kitab al-Libas wa az-Zinah, bab Fi Khatam al-Wariq Fassuhu Habasyiy.
2. Tuhfah al-Ahwazi, juz. 4, bab Karahiyati at-Takhattum fi al-Usbu’aini.
3. ‘Aunul-Ma’bud, juz. 9, bab Ma Ja-a Fi Khatamil-Hadiid.
Credit to: USTAZ AHMAD ADNAN FADZIL
http://ilmudanulamak.blogspot.com/
Labels:
soal jawab agama
Action And Circumstance
You determine your actions, and your actions determine you. No matter where you are or what activity you're involved in, no matter how limited or restricted your situation may be, you can fully determine how you will act within that situation.
No circumstance can hold you back when your actions are focused on reaching your goals. Wherever you may be right now, there is a path that will lead you to where you want to be. At first, it may be difficult to see. Yet once you commit to following that path, the way becomes more clear every day.
The actions you take determine the quality of your life. Certainly, many outside factors have an influence on you. Whether their influence is positive or negative, is completely up to you. The energy of life comes to you. You must decide what to do with it, and make the effort to use it.
You will never be able to completely control your circumstances. Yet by your actions, you can always create precisely the life you want from whatever you have to work with.
-Ralph Marston
No circumstance can hold you back when your actions are focused on reaching your goals. Wherever you may be right now, there is a path that will lead you to where you want to be. At first, it may be difficult to see. Yet once you commit to following that path, the way becomes more clear every day.
The actions you take determine the quality of your life. Certainly, many outside factors have an influence on you. Whether their influence is positive or negative, is completely up to you. The energy of life comes to you. You must decide what to do with it, and make the effort to use it.
You will never be able to completely control your circumstances. Yet by your actions, you can always create precisely the life you want from whatever you have to work with.
-Ralph Marston
Labels:
The Daily Motivator
Saturday, July 14, 2012
Subscribe to:
Posts (Atom)
